Tabloid On Line
03/09/2010
| Cover Tabloid |
|---|
![]() |
| Main Menu | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|
| Ponsel Takkan Bunuh Otak |
|
|
|
| 09/10/2007 | |
PENGGUNAAN ponsel tidak menimbul kan gangguan pada kesehatan. Demikian menurut sebuah studi yang dilakukan di Inggris, meskipun penelitian ini tidak bisa membuktikan kemungkinan efek yang meru gikan kesehatan meningkat seiring penggu naan ponsel. Penelitian tersebut dilakukan oleh The Mobile Telecommunications and Health Re search (MTHR). Hasil penelitian yang dila kukan selama enam tahun itu, tidak mene-mukan hubungan antara penggunaan pon sel jangka pendek dengan kanker otak. “Tidak satupun penelitian yang kami dukung dan di-publikasikan sejauh ini me nunjukkan adanya efek merusak kesehatan yang ditimbulkan oleh paparan frekuensi radio dari ponsel,” tulis laporan penelitian tersebut. “Jelasnya, tidak ada hubungan epi demik yang ditemukan antara penggunaan ponsel jangka pendek (kurang dari setahun) dan kanker otak serta sistem saraf. Dampak penggunaan ponsel jangka pan jang, masih menunggu hasil penelitian lanjutan. “Saat ini banyak orang mengguna kan ponsel lebih dari 10 tahun. Jadi, tidak mungkin saat ini mendeteksi satu hubungan di masa mendatang,” tambah laporan itu. Saat ini, studi kasus kanker otak pada anak sedang dilakukan di Swedia. MTHR merekomendasikan studi lanjutan untuk efek jangka panjang penggunaan ponsel, kemungkinan efek pada anak, dan kemungkinan efek pada penyakit selain kanker, seperti Alzheimer dan Parkinson. Akhirnya, laporan ini menemukan bahwa menggunakan ponsel sambil mengemudi meningkatkan srisiko kecelakaan. Namun risiko tersebut tidak lebih tinggi daripada yang ditimbulkan karena mengemudi sambil berbicara dengan penumpang atau mendengarkan musik di dalam mobil. Laporan ini memberi catatan, meskipun demikian, penggunaan ponsel menjadi sumber komunikasi yang lebih besar dibanding interaksi lain. Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan bahwa pembatasan penggunaan ponsel harus dilakukan sampai ada bukti ilmiah lebih lanjut tentang dampaknya pada kesehatan.[repro : Surya /Roelly] |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|